Sunday, June 28, 2009

school of life part 1..when i was travelling..

Long Road Ahead

Go to journey without enough preparation.. life is just about travelling, thats my opinion.. no matter what, you must have faith in your mind.. many problem will occur, preparation is good, but if you get affraid, and think hard about it, you will became confuse, your brain isnt that big after all..;P just put faith in your heart, and prepare your mental..

every problems is just a colour for your journey..

the problem will give you positive effect after all..

makes you more wise, and be more gratefull with your life..


losing atm makes you more aware in spending money..
(but if all of your money in one atm,,good luck for your survival..haha) but the next journey you became more aware bout your stuff..

stomache makes your antibody more stronger, and the next food you eat
wont make you sick..trust me,hopefully..hahaha.. the next journey you became more stronger in eating local food.. you must try every local food in other's country!!

lost!!no maps, lost in translation too.. makes you more creative in use your body language.. interact with local people..its a good thing..interaction with local.. give you more experience..there are culture exchange, believe me,, your journey became more valuable..

all hotel full booked..wow..its a hard test..
try too sleep in the public spaces, such as terminal, station.. its makes you more grateful with your life later.. dont be affraid, just mingle with your society.. believe me that they(people you dont know) isnt that bad as you think about..

and after all just enjoy the journey, enjoy economic public transport, no ac
crowded, sleep in the floor, believe me when you arrive at your destination you will be more gratefull, and appreciate your every single minute..

tryin hard and you will journey will be more memorable..

and nothing matters except love and life you make..enjoy..

Monday, June 22, 2009

Chasing Pavements

I build myself up and fly around in circles
Wait then as my heart drops and my back begins to tingle
Finally could this be it?


Should I give up or should I just keep chasing pavements
Even if it leads nowhere?
Or would it be a waste even if I knew my place
Should I leave it there?
Should I give up or should I just keep chasing pavements
Even if it leads nowhere?

Sunday, June 21, 2009

a trip long time ago to Badui..

Badui..i just remembered about this village, coz ive been to Loksado recently, Dayak Meratus Village, the surrounding village is like the same, the river, the bamboo bridge, the house from bamboo and traditional wood house..the different is Badui is separated into 2 region, Badui luar and Badui dalam, Badui luar already accept technology and prohibited to use that,,they usually ex Badui dalam, BAdui dalam is completely dont accept technology such as Handphone, Camera, television, maybe just flashlight..

Badui is located in Banten, about 6 hours from Jakarta, and after we arrive at Badui Luar, we must walk / a little bit treking about 4 hours/10 km (hmm,,i forget actually..;P)..and we can enjoy the panorama there..the river, hills, the cold air and comforting place..

We sleep with local villagers in their house,,but there are some rules for foreigners usually western are not allowed in this village, coz they have some problem long time ago maybe with dutch, and many other rules..they keep they rules, and we have to respect their rules..

Maybe you should try sometimes, enjoy our "precious" multy culture in our Indonesia..

Love your country..

Love is some mistery..for a life time..
Not every "thing" you love are meant for you..
Enjoy life..
When one door closed for you, God will opened another door..
maybe the same door again..
maybe..


Merbabu Mountain

Merbabu, one of the highest mountain in centre of Java..accross Merapi mountain..

Gunung ini menyimpan keindahan alam yang sangat bagus,,memiliki "seven summit" dan puncak yang berbukit-bukit dan berada di atas awan, membuat gunung ini menjadi salah satu "kewajiban" untuk dicicipi, ada beberapa jalur untuk menuju ke puncak,,dan pastinya untuk mendapatkan keindahan tersebut tidak mudah,,tantangan fisik dan mental menghadang di jalan perjalanan, mulai dari nyasar sekitar 2 jam, fisik ngedrop, angin yang kencang, gerimis mengundang,,sakit kepala, lengkap sudah cobaan yang diterima,,akhirnya dari target awal kita molor sekitar 4 jam,,dan akhirnya persediaan air sudah menipis, makanan pun enggan dimakan karena membuat haus..akhirnya kita hanya mencapai puncak Syarief setelah perjuangan super berat, bahkan diperberat dengan mencari mata air di sekitar bukit2 dan tidak menemukannya..fisik tambah ngedrop..tapi pemandangan yang disajikan di depan mata benar2 menyejukan hati dan pikiran, namun apa daya fisik sudah melemah..meskipun niat masih tumbuh untuk mencapai puncak sejati, namun kita harus berpikir logis dan realistis..naik gunung bukan selalu ke puncak, namun lebih ke ketenangan batin yang didapat, kebersamaan, alam yang indah, semua mengingatkan kita kepada yang Maha Besar, karena saya baru sadar di gunung, kalau saya sangat kecil dan tidak ada apa2nya..kita harus kembali ke yang di Atas..Mensyukuri segala sesuatu yang ada..

Di gunung merupakan sumber ketenangan, banyak yang bertanya ngapain naik gunung, bahaya, nyasar, susah makan, ada macan, dingin, kotor, dsb..namun itu semua merupakan suatu "sekolah mental", bagaimana kita menghadapi itu semua dengan santai, karena kita menjiwai dan menikmati perjalanan tersebut, sedikit2 demi sedikit hal itu akan terbawa ke kehidupan kita sehari2..dan kita akan menjadi lebih tegar dalam menghadapi cobaan di "kota"..sir Edmund Hillary mengatakan bahwa bukan gunung yang kita taklukan, namun diri sendiri..bagaimana kita bisa menang berperang terhadap diri sendiri akan kesusahan yang dihadapi sepanjang "summit attack"..just enjoy your journey and your life..LIFE..

Miss this mountain a lot..

Thursday, June 11, 2009

Banjarmasin..part 3..kota seribu sungai


Ibu kota Kalimantan selatan..yang terkenal dengan kota seribu sungai..kota ini memang awalnya sangat bergantung dari sungai barito..dahulu semua mengandalkan air sungai barito sebagai sandaran hidup..transportasi air menjadi sarana utama, rumah2 pun punya tempat parkir untuk perahu sederhana..Dikelilingi rawa rawa gambut kota ini berkembang cukup pesat, salah satu pemicu adalah berkembangnya bisnis batu bara di daerah Kalimantan yang kaya akan sumber daya alam..bisnis ini pun berdampak banyak pada keseimbangan lingkungan..Lingkungan yang asri pun berubah..banyak hutan dibabat untuk menambang batu bara, pembukaan lahan kelapa sawit..penambangan minyak bumi pun marak di kalimantan,,efeknya pun laut menjadi tercemar akan minyak, seperti yang terjadi di Kalimantan belum lama ini,,namun di balik semuanya itu terkadang orang2 pun menjadi kaget dengan perkembangan pembangunan dan juga terjadi kesenjangan sosial yang cukup tinggi disini. Banyak Hummer, ford ranger, triton, land cruiser sudah menjadi pemandangan yang biasa, bahkan di kota besar seperti Jakarta pun mobil seperti ini jarang dilihat..transportasi umum menjadi pilihan terakhir untuk mereka, selain itu pengembangan transportasi umum kurang dipedulikan oleh pemda setempat.


Sepanjang jalan Banjarmasin - Palangkaraya terdapat banyak sekali jembatan, salah satunya adalah jembatan Barito yang sangat terkenal karena ini jembatan terpanjang sebelum ada jembatan suramadu. pemandangan yang ada di perjalanan adalah rawa-rawa dan juga kebun-kebun karet serta kebun kelapa sawit, sedikit sekali rumah yang dilihat disepanjang perjalanan ini. Seperti daerah yang sangat terpencil. Hutan Borneo yang menjadi paru2 dunia sudah berubah menjadi kebun sawit dan juga tambang batu bara, seperti inikah paru2 dunia deperlakukan??

Pembangunan di kota banjarmasin tergolong susah karena secara struktur tanahnya tidak padat, melainkan rawa-rawa saja, banyak bangunan yang mulai amblas ke dalam tanah perlahan-lahan, sedikit demi sedikit, namun bisa dipastikan hal ini akan berbahaya di masa yang akan datang. Seperti Duta Mall, yang jelas terlihat antara aspal jalanan dan bangunan sudah mempunyai "gap" beberapa centi. Wow..Bagaimana pemerintah tertantang untuk mengembangkan daerah ini, karena wilayah ini tidak kalah kaya sumber daya alam dengan kota-kota di kalimantan timur, yang notabene sudah jauh lebih berkembang.